“NNNIIIIIIIIIIITTTTTTTTTTTTTTTTTTTT (suara sms di HP gw)
Sender : ######### Date : 07 02 2008 : 11:45 PM
“K”””kadang gw ga ngerti sama kehidupan ini win.” Wow sepenggal sms di malam hari yang bikin gw kaget, pernyataan yang keluar dari salah seorang temen ini, memaksa gw untuk merespon dengan jawaban serius, (secara gw udh telanjur dicap sebagai pria jayuz dengan omongan tidak bermanfaat dan terlalu sedikit untuk bertindak dan berkata serius disaat situasi sedang serius), yeap I have twisted minded, hehehehe tapi gw cukup dengan meresponnya dengan jawaban (kata gw sih serius), “ga ada seorang pun yang ngerti sama kehidupan ini, bahkan seorang Nabi, mereka (Nabi) ga tau kenapa mereka yang dipilih untuk menjadi Nabi, mereka juga ga mengerti sama kehidupan pasca menjadi Nabi yang dikejar – kejar dihina hina, padahal Nabi menyampaikan pesan dari Sang Mahakuasa agar mereka (umat) mengerti akan kehidupan yang djalaninya. Iya ga? Kehidupan ini memang misteri bgt kita, misalnya pengen cewe / Cowo A eh malahan dapatnya sepupu ponakan kaka ipar, suami dari istri ke-4 nya asisten dosen kampus sebelah, atau diantara kita ga ada yang tau kenapa kita (gw, lo, kalian ) tiba – tiba mengklik google.com memasukan keyword dan keluar blog ini, blog yang aneh bukan??
Terkadang kita ga pernah ngerti sama jalan pikir (maaf bukan maksud untuk menyamakan-Nya dengan manusia) kekuatan yang menjalani kehidupan kita ini. Dia memang punya cara dan trick khusus untuk mengatur kehidupan kita, tapi menurut gw sih bukan berarti kita pasarah begitu aja sama nasib kehidupan kita, bukan berarti kita melawan kekuatan Sang Maha Kuasa, tapi boleh kan kita menentukan nasib kita sendiri, nasib orang bodoh bisa dirubah menjadi pintar dengan catetan orang bodoh itu mau merubah nasibnya, orang jelek bisa di permak jadi mirip Brad Pitt atau Bunga Citra Lestari, bahkan seorang Tukul pun berubah menjadi orang ganteng nan kaya karena dia mau merubah nasibnya. Kenapa orang bisa dan merubah nasibnya?? Karena mereka itu diberi petunjuk oleh-Nya bahwa mereka harus mempunyai tujuan hidup, entah kekuatan apa yang membuat mereka menjadi tau tujuan akhir mereka mau kemana, mereka tau bahwa Tuhan sudah menyimpan sebuah “kejutan” buat mereka di sebarang sana, tinggal bagaimana mereka meraihnya yaitu dengan cara merubah nasibnya agar bisa sampai diseberang sana. Pertanyaan adalah bagaimana cara menemukan si nasib? Dan bagaimana caranya agar si nasib ini membawa kita meraih “kejutan” dari Tuhan? Hanya dengan satu cara yaitu, (dua sih sebenernya) yang pertama adalah : 1. Berdoa, 2. Berdoa. 3. Kita hrs mengetahui tujuan hidup kita. (Nah lho ada tiga….. J). Hanya satu yang tidak bisa manusia tawar dari Tuhan, posisi menawar kita lemah sekali bahkan tidak ada yang bisa menghalanginya, yaitu TAKDIR. Nasib orang bisa dirubah, hanya takdir yang probabilitasnya sama dengan nol untuk dirubah. Ada tiga takdir yang gabisa di tawar. apa sajakah itu? Yaitu Lahir, Jodoh, dan Mati. Ketiga hal ini lah yang terkadang ‘menghalangi” kita untuk meraih apa yang kita ingin, mungkin sebenernya cara kita aja yang salah meraih dan merubah nasib itu, mungkin maling yang tertembak sama pak pulisi memiliki keinginan untuk merubah nasibnya tapi sayang beribu sayang caranya untuk merubah nasib itu salah, meskipun alasannya adalah demi anak yang merengek meminta makan pada sang ibu yang sedang berpura – pura menyalakan kompor seolah sedang memasak daging padahal yang ada hanyalah rebusan batu dan pasir dan beberapa helai daun kering yang dipungut di jalan (sedih yaaa…). Mungkin Tuhan punya rencana lain untuk maling itu, Dia menakdirkan dirinya (maling) untuk mati tertembak, untuk dijadikan pelajaran buat kita agar selalu ada di jalan-Nya. Bahwa ada 1001 cara untuk merubah nasib dan mencapai tujuan kita dan maling / mencuri tidak ada didalam 1001 daftar tersebut.
Maka dari itu lah kawanku, biar lo mengerti sama kehidupan yang lo jalani, lo harus punya tujuan hidup, selama lo punya tujuan hidup mudah – mudahan lo ngerti sama kehidupan ini. Emang aga aneh kehidupan ini, yang bisa kita lakukan adalah just do the best let God do the rest, Mudah – mudahan kita bisa jadi mengerti kehidupan ini. Memang sih blog gw ini tidak memberikan jawaban atas pertanyaan lo, karena gw juga belum ngerti sama kehidupan ini. But who knows? Cause we never know…..
-e1902-
No comments:
Post a Comment