Pagi tadi tanggal 1 Januari 2013, gw mengantarkan seorang teman lama ke tempat peristirahatan terakhirnya. Seketika juga bulu kuduk gw merinding, ketika melewati deretan-deretan kuburan, dalam hati bertanya "udah punya bekal apa untuk "menempati" rumah abadi kelak" hanya seorang diri, gelap, dan sempit. Begitu sampai di tempat pemakaman, seperti upacara pemakaman pads umumnya, jenazah dikebumikan, ada suara adzan, sesekali terdengar suara isakan tangis dan suara lantunan ayat suci alquran, menemani teman gw memasuki liang lahat. Prosesi pemakaman pun selesai. Kemudian Ustadz yang memimpin acara ini memberikan sedikit ceramah, yang intinya apabila seseorang sudah berada dalam kubur, akan didatangi oleh 2 Malaikat utusan Allah SWT, Munkar dan Nakir, yang akan menanyakan beberapa pertanyaan. Pertanyaan tersebut konon katanya merupakan pertanyaan yang mudah apabila yang bertanya saat kita masih hidup. Kemungkinan kita bisa menjawabnya. Dan apabila kita sudah meninggal pertanyaan yang mudah itu menjadi sulit. Dan apabila kita tidak bisa menjawabnya, siksa kubur adalah ganjarannya.
Karena pada saatnya nanti akan datang hari mulut dikunci kata tak ada lagi. (Taufik Ismail)
Hmmm sudah siapkah kita menghadapi hal tersebut?
Karena kematian itu sungguh sangat dekat dengan kita....
No comments:
Post a Comment