15.2.13

Growing old with you

It could be so nice, growing old with you.....


Hmmm senangnya kalau ada orang yang ngomong seperti potongan dari ost the wedding singer Kalau ga salah, meski gw lelaki tulen, tapi sebagai manusia biasa gw juga bakalan seneng kalau ada cw yang ngomong gitu ke gw, apalagi kalau cw itu kamu pross.. 😍😘

Growing old together dalam rangka mewujudkan mimpi bersama, mimpi yang selalu aku bilang ke kamu, tentang masa depan bersama.

Dalam pikiranku, growing old together with you itu ketika kita, aku dan kamu melakukan obrolan santai setiap malam.
Tidak hanya setiap malam tentunya, tapi setiap kesempatan. Atau kita ngobrol-ngobrol di teras rumah sore-sore, atau ngopi di selasar. Terlepas obrolan yang kita lakukan itu setelah melakukan kegiatan lain, atau saat kita menjelang tidur. Kita bakalan cerita-cerita tentang kegiatan kita masing-masing dikantor. Mulai dari cerita ketemu sama client yang aneh, aturan bos yang berubah-ubah, mood partner yang sensitif, atau kelakuan bawahan yang ngga banget. Semua kita ceritain di situ. Mungkin nanti akan ada beberapa segmen. Segmen satu tentang cerita aku yang debat kusir sama atasan, segmen dua kamu yang (masih) dengerin cerita aku sambil bersiin riasan kantor, dan segmen tiga saat menjelang tidur, kamu dengerin aku walau dengan samar-samar sambil bilang "owh ya? Kenapa ga beli yang warna merah aja" dan aku jawab "beli warna merah? Aku lagi cerita tentang mobil kantor yang mogok juga, kamu udah ngantuk ya?" Terus kamu jawab "hahahahaha, iyaaa obob yukks.." Dan aku tetap cerita sampai akhirnya kamu beneran tidur, dan aku pun tidur karena kecapean ngomong. Besoknya dalam acara obrolan malam, giliran kamu yang cerita-cerita tentang kegiatan kamu di kantor, dan keadaan pun sama. saat kamu berapi-api cerita, aku udh tidur suri (antara tidur dan ga tidur) hahahahahaa.. So i guess our obrolan malam will never come to an end. selalu terputus di tengah-tengah cerita. Dan kalau pun besok paginya kita cerita, mood dan suasananya udah beda. tapi ga apa-apa justru moment-moment kebersamaan itulah yang aku pengen sama kamu.

Dan kalau salah satu antara kita sedang dinas luar kota, kita akan tetap melakukan hal yang sama dengan bantuan teknologi (Tuhan berikan balasan yang setimpal kepada penemu tekologi skype dan web cam), yap kita akan telfonan, skype seperti yang sering kita lakukan Saat ini. Walau dengan signal ala kadarnya, kita akan terus komunikasi.

Growing old with you juga bisa berarti ngeliat anak-anak kita tumbuh besar bersama, dengerin celotehan mereka, cerita si sulung yang ketawan makan cireng, atau si sulung yang pup dimobil, sampe sopir kita kebau-an tapu ga berani negur, atau si bungsu yang kejebros ke solokan, dan si bungsu yang nangis karena di bully sama teman-temannya. Atau saat aku dan kamu bangun pagi, tiba-tiba si bungsu udah ada di tengah-tengah aku dan kamu, hanya gara-gara ada kecoa dikamarnya, hahahahahaa


I wanna make you smile whenever you're sad
Carry you around when your arthritis is bad
All I wanna do is grow old with you

I'll get your medicine when your tummy aches
Build you a fire if the furnace breaks
Oh it could be so nice, growing old with you

I'll miss you
Kiss you
Give you my coat when you are cold

Need you
Feed you
Even let ya hold the remote control

So let me do the dishes in our kitchen sink
Put you to bed if you've had too much to drink
I could be the man who grows old with you
I wanna grow old with you


Yes honey, i just want to growing old with you...
Just say you will....



No comments: